Jadi, beberapa malam kemarin ada temen (cowok) yang kirim
chat di messenger dan nanya:
Dia: Persiapan pernikahan harus mulai dari mana sih?
Saya: Uang dan kasih sayang. mahahahaha
Dia: Checked. Next?
Sadar kalau si temen ini tiba-tiba serius dan gak mempan
dibecandain, akhirnya saya mulai jelasin sambil kebingungan. Soalnya pas ditanya
persiapan yang bagian mananya, dia malah ikut bingung. “Blank banget, gak tau
harus mulai dari mana. Nyari vendor gitu, deh. Apa aja yang harus dicari?”
Saya langsung nginget persiapan pertama saya gimana. Sebenernya,
persiapan resmi dimulai di akhir Desember 2014, sih. Meski kedua keluarga udah
ketemu dan “kode-kodean” pas Lebaran tahun 2014.
Tapi emang kerasa sih, sebelum rencana nikah ini dateng,
ide-ide resepsi kayaknya udah berseliweran dan mantap mau dibikin kayak apa. Giliran
mulai persiapan pernikahan, bingung!
Nah, dari hasil chat malem itu, kayaknya lumayan juga kalau saya
bikin postingan persiapan resepsi pernikahan for dummies. Vendor apa aja yang
harus dicari dan dipilih untuk resepsi pernikahan?
Sebentar. Sebelum cari vendor, ketok palu dulu buat tanggal
resepsi pernikahan dan jumlah undangan. Kenapa? Soalnya, kalau mau cari venue
pernikahan atau tanya-tanya ke vendor pernikahan di wedding fair, pertanyaan
pertamanya pasti seputar tanggal resepsi.
Kedua, vendor juga (khususnya suvenir dan undangan) rata-rata
tanya, berapa undangan? Karena ini ngaruh ke berapa buah suvenir dan undangan
yang dipesan. Semakin banyak, biasanya semakin murah.
Oh iya, buat beberapa keluarga, ada tradisi nentuin tanggal
dengan “dihitung”. Saya juga termasuk yang dihitungin dulu tanggal baiknya. Gak
masalah, kok. Sambil nunggu tanggal baik keluar, kan bisa ngecengin vendor di website
wedding/instagram/blog/forum online dulu.
Untuk undangan, gak perlu exact numbers, sih. Yang pasti
sekitar berapa orang undangannya. Soalnya ini bakal sangat ngaruh ke venue
nikahan.
So... here it is. Vendor yang harus disiapkan sebelum
resepsi pernikahan.